kupu-kupu

kemana perginya

kupu-kupu yang bermetamorfosa menjadi mimpi di malam hari

dan merayu jiwa yang lelah

bergelung di peraduannya

apakah mereka jatuh menjadi embun yang pilu di pagi hari

atau menguap menjadi nafas-nasfas yang putus asa

dan terbawa oleh desir angin yang mulai terik

tidak mau-kah mereka menetap disini

dan ikut padaku

meratapi mimpi-mimpi yang tak pernah jadi nyata?

kemana perginya

mimpi-mimpi yang tak pernah menjadi nyata itu?

apakah larut bersama airmata yang menjelma embun

atau tercerai diantara nafas-nafas putus asa?

2 Responses to “kupu-kupu”

  1. radioactive Says:

    kupu-kupunya masih ada di atas sayang.. menjadi per yang jagain kamu saat kamu terlelap

    **halah…

    ini puisi yg waktu aku ke UK ya? *ujung kulon :))

  2. Raffaell Says:

    ‘dan itu dirimu’ katamu, aku tak melihat apapun, hanya layanglayang limbung…bukan kupu kupu.

    hihihih *just kidding

Leave a Reply