kupu-kupu
kemana perginya
kupu-kupu yang bermetamorfosa menjadi mimpi di malam hari
dan merayu jiwa yang lelah
bergelung di peraduannya
apakah mereka jatuh menjadi embun yang pilu di pagi hari
atau menguap menjadi nafas-nasfas yang putus asa
dan terbawa oleh desir angin yang mulai terik
tidak mau-kah mereka menetap disini
dan ikut padaku
meratapi mimpi-mimpi yang tak pernah jadi nyata?
kemana perginya
mimpi-mimpi yang tak pernah menjadi nyata itu?
apakah larut bersama airmata yang menjelma embun
atau tercerai diantara nafas-nafas putus asa?
July 22nd, 2008 at 8:33 am
kupu-kupunya masih ada di atas sayang.. menjadi per yang jagain kamu saat kamu terlelap
**halah…
ini puisi yg waktu aku ke UK ya? *ujung kulon :))
January 14th, 2009 at 3:09 am
‘dan itu dirimu’ katamu, aku tak melihat apapun, hanya layanglayang limbung…bukan kupu kupu.
hihihih *just kidding